Aspek dalam Perancangan Fasilitas Duduk untuk Jalan Tunjungan, Surabaya
Gaya Desain Art Deco, Proxemics, Tempat Duduk sebagai Sarana Fasilitas di Tempat Umum, Aspek Pengguna, Aspek Fungsi, Aspek Sosial Budaya, Aspek Material, Aspek Rupa, Integrasi Aspek-Aspek Desain pada Perancangan Fasilitas Duduk
DOI:
https://doi.org/10.26760/jdpn.v1i2.31Kata Kunci:
fasilitas duduk, Jalan Tunjungan, tempat wisata, tematikAbstrak
Jalan Tunjungan menjadi salah satu tempat wisata umum bersejarah di Kota Surabaya. Salah satu daya tarik yang terdapat dari Jalan Tunjungan adalah bentuk arsitektur bangunan yang masih mempertahankan tema sejarahnya pada zaman dulu. Art deco menjadi gaya desain sejarah yang masih dipertahankan hingga saat ini di Jalan Tunjungan. Namun fasilitas duduk yang ada di sepanjang area Jalan Tunjungan masih memiliki bentuk dan fungsi yang menyerupai dengan rata-rata fasilitas duduk di berbagai tempat umum lainnya. Tujuan dari penelitian aspek dalam perancangan fasilitas duduk dengan konsep tematik adalah untuk menciptakan suatu peluang dalam memperindah area tempat wisata dan sekaligus memberikan daya tarik tampilan visual bagi berbagai aktivitas yang dilakukan di area Jalan Tunjungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode double diamond model, di mana proses desain yang dilaksanakan adalah menemukan dan mendefiniskan. Penelitian kualitatif diterapkan dengan mengumpulkan data melalui wawancara desainer dan ahli psikologi, serta observasi tempat-tempat wisata umum. Data yang terkumpul akan dievaluasi dan akan digunakan dalam merancang sebuah mind map. Hasil kebaruan dari Penelitian ini adalah rekomendasi aspek aspek dalam perancangan fasilitas duduk untuk Jalan Tunjungan.
Referensi
Aulia, A., & Anisa. (2021). Kajian Konsep Arsitektur Art Deco pada Planetarium Adler. Jurnal Linears.
Bahar, Y. A. (2016). Pengembangan Desain Kursi Santai Lipat Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD). UMS Library.
Benlin, O. D., & Sigit, A. L. (2013). Fungsi Pedestrian Jalan Tunjungan Dari Sirkulasi Ke Rekreasi: Studi Kasus Berdasarkan Kesejarahan. DIMENSI.
Brower, S. N. (1980). Territory in Urban Settings. In Environment and Culture.
Chowindra, C. (2015). Studi Deskriptif Perilaku Generasi Muda Surabaya. Calyptra.
Drajad Wibowo, J. W. (2023). Perancangan Stool Set Dengan Deformasi Bentuk Tripod Kamera Sebagai Alternatif Pilihan Mebel Baru. Jurnal Desain Produk Nasional.
Dwicahyani, A. A., & Rosandini, M. (2023). Pengolahan Motif dengan Teknik Pola Repetisi Simetri Menggunakan Bentuk Aksara Jawa. Visual Heritage.
Group, K. (2009). Guidelines for the Design and Placement of Transit Stops. Washington: Washington Metropolitan Area.
Gumulya, D., Thomas, T. H., & Pratama, F. D. (2020). Desain Produk dengan Inspirasi Art Deco Eropa Era Tahun 1920 dengan Pendekatan Chart Morfologi. Jurnal PATRA.
Gunawan, F. (2022). Perancangan kursi sustainable yang berbasis budaya Nusantara di Pelabuhan Surabaya North Quay. Productum.
Hall, E. T. (1963). A System for the Notation of Proxemic . American Anthropologist.
Hall, E. T. (1966). The Hidden Dimension. Knopf Doubleday Publishing Group.
Hatuka, T., & Toch, E. (2014). The Emergence of Portable Private-Personal Territory. Urban Studies.
Ilyas, A. (2018). Proxemics Dalam Ruang Publik Perkotaan: Studi Mode Choice Pada Masyarakat Penglaju Jabodetabek. Indonesian Journal of Sociology and Education Policy.
Kinandi, K. (2018). Markerspace dan Galeri di Bandung. Unika Soegijapranata Semarang.
Kusumatuti, B. S. (2022). Analisis Pengalih Fungsian Manfaat Infrastruktur Jalan Tunjungan Sebagai Tempat Wisata Kekinian Di Kota Surabaya. Journal Economic and Strategy.
Ledbury, J. (2018). Elsevier Ltd.
Marpaung, S. (2019). Tipologi Langgam Fasad Museum di Kota Tua Jakarta Kasus : Museum Wayang, Museum Mandiri dan Museum Bank Indonesia. Repository Usaktiana.
Norman, D. (2013). The Design of Everyday Things (Revised & Expanded Version). New York: Basic Books.
Pratomo, A. (2020). Implementasi Pelestarian Bangunan Hotel sebagai Bangunan Bersejarah Berwujud (Studi Kasus Pada Hotel Majapahit Surabaya dan Grand Inna Yogyakarta). Jurnal Industri Pariwisata.
Putri, D., & Syamsiyah, N. R. (2022). Identifikasi Ketersediaan Fasilitas Sarana dan Prasarana di Kawasan Wisata Kuliner Pati. Seminar Ilmiah Arsitektur.
Putri, N. P. (2023). Revitalisasi Situ Rawa Arum sebagai Tempat Wisata di Kota Cilegon. Senaskah.
Ramadhani, S. (2016). Pengembangan Desain Kursi Taman Bunkul dengan Mengangkat Tema Sparkling Surabaya. ATRIUM.
Rizkiyanti, N. A., & Hidayat, M. J. (2021). Redesain Kursi Taman Alun - Alun Sidoarjo di Era New Normal. Jurnal Desain.
Ruby, B. A. (2023). Rancang Bangun Karya Seni Ruang Publik Interior pada Lobby Gedung Isola UPI Bandung dalam Identitas Rupa Budaya Lokal. Jurnal Desain Indonesia.
Tricahyo, F., & Djatmiko, M. D. (2012). Perancangan Fasilitas Duduk di Ruang Terbuka Kota Bandung dengan Pencitraan Bandung sebagai Kota Kembang (Studi Kasus Taman Cikapayang). Rekamatra Jurnal Itenas Online.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 19-08-2025 (2)
- 01-04-2024 (1)



