Desain Sepatu untuk Penderita Diabetes
DOI:
https://doi.org/10.26760/jdpn.v3i2.141Kata Kunci:
alas kaki diabetes, desain produk, produk kesehatan, diabetes, pencegahan ulkus diabetesAbstrak
Desain alas kaki khusus untuk penderita diabetes merupakan komponen penting dalam pengembangan produk kesehatan modern. Selain mengutamakan tampilan, desain ini mempertimbangkan ergonomi, kenyamanan termal, dan pencegahan ulkus diabetik, yang sangat rentan karena gangguan vaskular dan neuropati perifer. Penelitian ini mengumpulkan preferensi dan kebutuhan langsung penderita diabetes melalui pendekatan berbasis data kuesioner. Ini digunakan sebagai dasar untuk menciptakan alas kaki yang ideal. Sebanyak lima puluh orang yang menjawab survei menunjukkan bahwa kenyamanan, bantalan empuk, dan material yang bebas angin adalah hal yang paling penting bagi mereka. Desain sepatu harus memungkinkan ventilasi yang optimal dan menurunkan tekanan plantar secara signifikan untuk mengurangi risiko infeksi dan luka terbuka. Proses desain dimulai dengan mempelajari kebutuhan pengguna dan memodelkan berbagai jenis material (seperti foam EVA, suede, dan kain jarik tradisional yang memiliki sirkulasi udara baik). Salah satu inovasi utama dalam prototipe ini adalah kombinasi bahan yang bebas udara, insole yang dibuat dari memory foam yang dapat menyesuaikan bentuk kaki seseorang, dan outsole yang memiliki struktur lattice auxetic yang dibuat melalui pengolahan 3D. Desain ini juga dikembangkan berdasarkan prinsip ergonomi dan antropometri kaki, menggunakan data ukuran kaki orang dewasa Indonesia untuk memastikan kesesuaian dan kenyamanan optimal.
Referensi
A. S. M. Macgregor, “Vital Statistics, &c., for Five Weeks Ended 30th December, 1933,” Glasg. Med. J., vol. 121, no. 1, pp. 38–39, Jan. 1934.
S. Ahmed, A. Barwick, P. Butterworth, and S. Nancarrow, “Footwear and insole design features that reduce neuropathic plantar forefoot ulcer risk in people with diabetes: a systematic literature review,” J. Foot Ankle Res., vol. 13, no. 1, p. 30, Jan. 2020, doi: 10.1186/s13047-020-00400-4.
M. J. Ghazali, X. Ren, A. Rajabi, W. F. H. W. Zamri, N. Mohd Mustafah, and J. Ni, “Finite Element Analysis of Cushioned Diabetic Footwear Using Ethylene Vinyl Acetate Polymer,” Polymers, vol. 13, no. 14, p. 2261, Jul. 2021, doi: 10.3390/polym13142261.
J. Zhang, S. Lu, Y. Lin, Y. Wang, X. Yi, and W. Fang, “Pressure-Reducing Design of 3D-Printed Diabetic Shoe Midsole Utilizing Auxetic Lattice Structure,” Appl. Sci., vol. 14, no. 12, p. 5291, Jun. 2024, doi: 10.3390/app14125291.
S. Ning, “Design of textile-fabricated diabetic insole for enhancing foot thermal comfort,” thesis, Hong Kong Polytechnic University, Hong Kong, 2024. [Online]. Available: https://theses.lib.polyu.edu.hk/handle/200/12831
I. Masłowska-Lipowicz, M. Adamczyk, R. Gajewski, T. Paruzel, K. Ławińska, and A. Rostocki, “Footwear for Diabetics – Structural and Material Elements for the Prevention and Alleviation of Foot Lessions,” Fibres Text. East. Eur., vol. 32, no. 5, pp. 1–14, Oct. 2024, doi: 10.2478/ftee-2024-0036.
J. B. J. Zwaferink, F. Nollet, and S. A. Bus, “In-Shoe Pressure Measurements in Diabetic Footwear Practice: Success Rate and Facilitators of and Barriers to Implementation,” Sensors, vol. 24, no. 6, p. 1795, Mar. 2024, doi: 10.3390/s24061795.
S. Pheasant, Bodyspace: anthropometry, ergonomics and design, Repr. London: Taylor & Francis, 1990.
M. Hartono, “Indonesian anthropometry update for special populations incorporating Drillis and Contini revisited,” Int. J. Ind. Ergon., vol. 64, pp. 89–101, Mar. 2018, doi: 10.1016/j.ergon.2018.01.004.
S. R. Pasaribu, M. Rahmadhani, and L. A. Rambe, “PROFIL ANTROPOMETRI KAKI MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA,” J. Kedokt. STM Sains Dan Teknol. Med., vol. 3, no. 2, pp. 91–100, Aug. 2020, doi: 10.30743/stm.v3i2.55.
I. R. Abdurrahman, A. Tahid, and F. Fathurachman, “Foot Anthropometric Profile of High School Students in Bandung,” Althea Med. J., vol. 5, no. 2, pp. 93–97, Jun. 2018, doi: 10.15850/amj.v5n2.1418.



