https://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/issue/feedJurnal Desain Produk Nasional2025-09-01T11:31:01+07:00Andryandry@itenas.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Desain Produk Nasional (JDPN) adalah jurnal terbuka—yang dikelola oleh Program Studi Desain Produk, Fakultas Arsitektur dan Desain dan bekerja sama dengan Forum Program Studi Desain Produk Indonesia sebagai anggota afiliasi dari Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)—yang berfokus pada publikasi penelitian di bidang desain secara umum, baik sebagai hasil kegiatan penelitian tradisional maupun karya desain. JDPN diterbitkan dua kali setahun, Maret dan September.</p> <p>Jurnal Desain Produk Nasional (JDPN) bertujuan untuk membangun dan memperkuat semua nuansa akademik yang terkait dengan bidang desain produk, desain industri, craft, desain fashion, dan bidang desain terkemuka lainnya yang menghasilkan artefak. </p> <p>Semua tulisan yang diterima harus didasarkan pada proses pembuatan (atau penciptaan) artefak, analisis kreatif, hasil penelitian desain, konsep dan ide, penerapan teori dan metode, pendapat filosofis, atau resensi buku.</p> <p>CAKUPAN</p> <p>Ruang lingkup Jurnal Desain Produk Nasional adalah—namun tidak terbatas pada—sebagai berikut:</p> <ol> <li>Proses Kreasi, Metode Desain dan Pendekatan dan Proses.</li> <li>Aspek sosial dan budaya Desain.</li> <li>Manajemen Desain dan Strategi.</li> <li>Kerajinan dan Desain.</li> <li>Pendidikan Desain</li> <li>Ergonomi Desain.</li> <li>Sejarah Desain, Teori dan Filsafat</li> <li>Desain dan Bahan.</li> <li>Desain Interaksi dan Pengalaman Pengguna</li> </ol> <p>Kriteria Publikasi</p> <p>Untuk dapat dimuat di Jurnal Desain Indonesia, sebuah naskah harus memenuhi lima kriteria sebagai berikut:</p> <ol> <li>Orisinalitas tulisan.</li> <li>Kejelasan metodologi yang diterapkan.</li> <li>Deskripsi latar belakang yang menunjukkan pentingnya temuan.</li> <li>Relevansi dengan praktik desain</li> <li>Penggunaan referensi baru (sebaiknya dalam 5 tahun terakhir)</li> </ol> <p>Rekomendasi hasil review adalah sebagai berikut:</p> <ol> <li>Naskah diterima</li> <li>Naskah membutuhkan perbaikan tulisan</li> <li>Isi naskah perlu ditinjau</li> <li>Naskah ditolak</li> </ol> <p>Hingga saat ini, Jurnal Desain Produk Nasional didukung oleh Jurusan/Program Studi Desain Produk lembaga tersebut dibawah ini</p> <ol> <li>Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya</li> <li>Institut Seni Indonesia Denpasar</li> <li>Institut Seni Indonesia Yogyakarta</li> <li>Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya</li> <li>Institut Teknologi Bandung</li> <li>Institut Teknologi Sains Bandung</li> <li>Institut Teknologi Sepuluh Nopember</li> <li>Institut Teknologi Telkom Purwokerto</li> <li>Politeknik Negeri Samarinda</li> <li>Univeristas Paramadina</li> <li>Universitas Ciputra</li> <li>Universitas Dinamika</li> <li>Universitas Esa Unggul</li> <li>Universitas Islam Nahdlatul Ulama</li> <li>Universitas Kristen Duta Wacana</li> <li>Universitas Pelita Harapan</li> <li>Universitas Pembangunan Jaya</li> <li>Universitas Pendidikan Indonesia</li> <li>Universitas Prasetiya Mulya</li> <li>Universitas Surabaya</li> <li>Universitas Telkom</li> <li>Universitas Trilogi</li> <li>Universitas Trisakti</li> </ol>https://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/88Desain Sebagai Upaya Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat Bandung Terhadap Proses Demokrasi melalui Produk Digital2025-01-17T15:38:00+07:00Adinda Tabina Rahmadaniadinda.tabina@gmail.comChiara Aqila Hasanchiaraqila@gmail.comHayfa Virginiahayfavirginia79@gmail.comNadya Filiadira Kreshnanadya.f.kreshna@gmail.com<p> </p> <p style="font-weight: 400;"><em><span style="font-weight: 400;">Sejak Reformasi 1998, Indonesia terus menghadapi tantangan demokrasi. Demokrasi deliberatif, yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan melalui dialog rasional, semakin diperbincangkan. Meski demokrasi telah berkembang, penerapan demokrasi deliberatif di Indonesia masih terbatas. Salah satu tantangan terbesar adalah ketidaksetaraan akses informasi dan pendidikan politik. Berdasarkan studi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, tingkat literasi politik di Indonesia rendah, dan hanya sebagian kecil masyarakat yang memiliki akses cukup untuk berpartisipasi dalam diskusi deliberatif. Ketimpangan ini mengakibatkan partisipasi yang tidak merata dalam proses pengambilan keputusan politik. Untuk mengatasi ini, kami melakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan literasi politik menggunakan pendekatan desain inovatif, memanfaatkan desain sebagai alat komunikasi dan pembelajaran yang mudah dipahami oleh semua kalangan masyarakat Bandung. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam diskusi publik, memperkuat dialog rasional, dan meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip demokrasi deliberatif. Dengan partisipasi yang lebih luas, demokrasi Indonesia, terutama di Kota Bandung, dapat menjadi lebih inklusif, transparan, dan akuntabel, memperkuat stabilitas sosial dan legitimasi kebijakan yang berkelanjutan.</span></em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Kata kunci</em></strong><em><span style="font-weight: 400;">: Demokrasi deliberatif, Keputusan politik, Partisipasi demokrasi, Produk digital.</span></em></p>2025-09-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasionalhttps://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/86The MODULAR SPICE CONTAINER SYSTEM FOR ENHANCING COOKING EFFICIENCY2025-01-17T15:39:37+07:00Hugo Daniswara41922010006@student.mercubuana.ac.idMesah Nur Sejatimesah.sejati@mercubuana.ac.id<p>Efisiensi dalam penyimpanan bumbu dapur menjadi tantangan penting, terutama bagi dapur kecil di rumah tangga dan usaha kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pengguna dalam penerapan sistem modular wadah bumbu terhadap aktivitas memasak, dengan fokus pada efisiensi waktu, pengorganisasian ruang, dan kemudahan penggunaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis literatur yang mendalam. Responden melibatkan 20 rumah tangga dan pelaku usaha kecil di area perkotaan. Temuan menunjukkan bahwa sistem modular membantu meningkatkan efisiensi penyimpanan dengan mempermudah akses ke bumbu, mengurangi kekacauan dapur, dan mendukung tata kelola yang lebih praktis. Namun, kendala terkait desain tertentu, seperti pembersihan wadah dan fleksibilitas ukuran, masih menjadi perhatian. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan desain yang lebih ergonomis dan adaptif untuk memenuhi kebutuhan pengguna sehari-hari.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> sistem modular, efisiensi dapur, aktivitas memasak, desain ergonomis, dapur kecil</p>2025-09-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasionalhttps://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/99Shelves tableware kombinasi material kayu dan baja ringan di Ujang Woodworks2025-02-11T11:59:44+07:00Muhamad ridwan Alfarizridwanalfariz44@mhs.itenas.ac.idMaharani Dian Permanasarimaharanidp@itenas.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan merancang rak tableware berbahan kayu mahoni yang ditujukan bagi konsumen kelas menengah ke atas. Pendekatan yang digunakan adalah metode desain kualitatif melalui tahapan eksplorasi kebutuhan pengguna, pengembangan konsep, pembuatan purwarupa dengan proses iterasi, dan uji coba dengan target pengguna. Pemilihan kayu mahoni didasarkan pada kualitas material, ketahanan , dan nilai estetika yang sesuai dengan selera target pasar. Hasil penelitian berupa desain rak tableware berbahan kayu mahoni dengan fitur rak tertutup dan laci penyimpanan, memadukan fungsi dengan tampilan yang dikehendaki oleh target pengguna. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan produk furnitur rumah tangga dengan material kayu mahoni dan desain yang relevan bagi segmen premium.</p>2025-09-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasionalhttps://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/118Eksplorasi Teknik Crochet pada Kerajinan Eceng Gondok2025-07-25T11:35:09+07:00Kiera Ashleykiera.ashley2005@gmail.comHairunnasannashairunnas@staff.ubaya.ac.idHairunnasannashairunnas@staff.ubaya.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi serat eceng gondok sebagai bahan alternatif dalam teknik crochet untuk pembuatan produk kerajinan tangan, khususnya wadah penyimpanan. Secara tradisional, eceng gondok telah dimanfaatkan melalui teknik anyaman, meskipun karakteristiknya cocok untuk metode lain seperti merenda. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Research Through Design, yang melibatkan eksperimen dalam pengembalian tekstur, pengolahan serat, penyambungan untaian, efek kelembapan dan motif, pembentukan 3D, dan pewarnaan. Hasilnya menunjukkan bahwa batang eceng gondok yang direndam dalam air biasa selama 10 menit, kemudian dipotong-potong menjadi potongan 0,5 cm dan direnda saat lembap, menghasilkan benang dengan kualitas terbaik. Meskipun ada keterbatasan dalam membentuk bentuk tajam seperti kubus dan segi enam, struktur rajutan tetap kokoh dan fungsional sebagai wadah penyimpanan. Inovasi ini menawarkan teknik pemrosesan yang lebih beragam untuk eceng gondok, meningkatkan nilai estetikanya dan berkontribusi pada pengurangan limbah ramah lingkungan di area perairan.</p>2025-09-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasionalhttps://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/167Perancangan Produk Furnitur Foldable Untuk Ruang Keluarga Multifungsi Di Perumahan Tipe 36 (Studi Kasus Perumahan Citra Bulan Indah, Klaten)2025-08-14T12:01:43+07:00Flamboyan El Grasciaelgrascia@gmail.comMarcellino Aditya marcellinoam@staff.ukdw.ac.idPurwanto Purwantopur@staff.ukdw.ac.id<p>Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Klaten menyebabkan meningkatnya kebutuhan hunian yang layak, terutama pada perumahan tipe 36 yang banyak dibangun sebagai solusi keterbatasan lahan. Ruang tengah pada rumah tipe ini sering difungsikan sebagai ruang multifungsi yang digunakan untuk berbagai aktivitas. Aktivitas yang dilakukan seperti belajar, menyetrika, ruang makan, ruang keluarga, hingga menyimpan barang-barang penghuni, sehingga ruangan ini menjadi dikenal sebagai ruang keluarga multifungsi. Kondisi ini memunculkan tantangan dalam hal efisiensi ruang dan kenyamanan, sebab furnitur yang tersedia di pasaran belum mampu mendukung beberapa aktivitas yang dilakukan secara bersamaan. Tujuan dari perancangan ini adalah menciptakan produk furnitur multifungsi yang tidak hanya dapat di sesuaikan dengan kebutuhan aktivitas penghuni, tetapi juga mudah dilipat (foldable) dan menyediakan ruang penyimpanan tambahan. Perancangan ini memiliki manfaat sebagai referensi solusi desain adaptif yang mendukung pemanfaatan ruang secara optimal pada hunian berukuran kecil. Proses perancangan dilakukan melalui studi lapangan, analisis kebutuhan pengguna, pengembangan konsep, hingga evaluasi desain akhir. Metode SCAMPER digunakan sebagai pendekatan eksplorasi ide untuk menghasilkan berbagai alternatif desain. Hasil akhir dari penelitian ini adalah produk furnitur lipat multifungsi yang ergonomis, ringkas, dan memperhatikan aspek kekuatan serta keamanan material, sehingga dapat digunakan secara fleksibel dalam jangka panjang. Nilai kebaruan dari penelitian ini terletak pada penggabungan fungsi belajar dan menyetrika dalam satu unit furnitur yang dapat dilipat dan dipindahkan dengan mudah, serta mendukung efisiensi ruang di lingkungan hunian minimalis.</p>2025-09-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasionalhttps://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/172Desain Artwork Berbasis Daur Ulang Plastik HDPE Tembus Cahaya untuk Lobi Hotel Patra Jasa Bandung2025-08-09T17:58:41+07:00Dafa Alif adillah rajadafa.alif@mhs.itenas.ace.idSulistyo Setiawan sulistyo@itenas.ac.id<p>Karya seni instalasi dengan tema pemanfaatan sifat tembus cahaya dari plastik HDPE daur ulang dirancang khusus untuk lobi Hotel Patra Jasa Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk art work yang dirancang khusus untuk lobi Hotel Patra Jasa Bandung dengan memanfaatkan plastik HDPE bekas melalui teknik daur ulang. Proses daur ulang tersebut menghasilkan lembaran tembus cahaya yang memiliki efek visual artistik tinggi ketika disinari cahaya, baik alami maupun buatan. Karakteristik ini dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman ruang yang dinamis dan menarik secara visual. Selain memperkuat nilai estetika interior, art work ini juga dimaksudkan sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap pentingnya kepedulian lingkungan, khususnya melalui praktik daur ulang plastik. Dengan demikian, karya ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga merepresentasikan komitmen Hotel Patra Jasa terhadap prinsip desain berkelanjutan dan ramah lingkungan.</p>2025-09-01T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasionalhttps://jdpn.itenas.ac.id/index.php/home/article/view/171Inovasi Desain APE Montessori untuk Literasi Dini Numerik dan Alfabetik 2025-07-29T19:19:15+07:00Santi Desanda Asantidesanda@gmail.comMarcellino Adityamarcellinoam@staff.ukdw.ac.idPurwantopur@staff.ukdw.ac.id<p><em>Penelitian ini mengkaji pengembangan produk Alat Permainan Edukatif (APE) yang dirancang untuk meningkatkan literasi dini numerik dan alfabetik pada anak usia 5-6 tahun di TK B.1 Budya Wacana. Observasi awal mengindikasikan adanya tantangan pada konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan pengenalan simbol numerik serta alfabetik, yang seringkali termanifestasi dalam penulisan huruf dan angka terbalik. Studi ini berupaya mengembangkan APE berbasis prinsip Montessori, dengan penekanan pada stimulasi visual dan sensorik. Desain APE ini mengadopsi sistem tingkatan level yang adaptif dan personal, guna mengakomodasi variasi tingkat pemahaman literasi dini pada setiap anak. Implementasi produk memungkinkan penggunaan secara mandiri maupun kolaboratif dan kompetitif. Metodologi pengembangan melibatkan riset kualitatif, model double diamond, dan uji coba iteratif. Hasil produk akhir yang dibuat berupa 2 set mainan papan huruf dan angka dari kain yang dapat dilepas pasang dan kartu bergambar. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa perlunya desain APE yang disesuaikan secara cermat dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini, mampu meningkatkan tantangan literasi awal secara efektif. Rekomendasi lanjutan mencakup evaluasi dampak jangka panjang dan potensi adaptasi produk. </em></p>2025-09-04T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Desain Produk Nasional